Desa
Tebul merupakan salah satu desa di kecamatan Kwanyar Kabupaten Bangkalan. Kondisi
tanah di desa Tebul ini hampir semuanya tanah kering yang di dalamnya terdapat
Tegal/ladang seluas 224.000 ha/m2, Pemukiman seluas 38.000 ha/m2 serta perkarangan
seluas 24.000 ha/m2. Desa ini memiliki jumlah penduduk sekitar 1.906 jiwa
dimana 989 jiwa berjenis kelamin perempuan dan 917 jiwa berjenis kelamin
laki-laki. Dan mata pencaharian di desa ini yaitu sebagai sopir, nelayan,
perantau dan juga petani dan lain-lain.
Di
sektor pertanian, biasanya masyarakat paling banyak menghasilkan Jagung.
Tanaman Jagung di desa Tebul biasanya ditanam setiap 1 kali dalam setahun. Dan
biasanya musim tanan itu terjadi ketika musim penghujan. Dan jika masyarakat
menanam jagung di musim kemarau, maka tanaman jagungnya akan tmbuh kurang
optimal, hal itu dikarenakan tidak adanya pengairan untuk kebutuhan sawah
maupun ladang.
Sebagian
masyarakat juga bermata pencaharian sebagai perantau. Dan kebanyakan masyarakat
di desa Tebul melakukan perantauan di beberapa kota maupun negara seperti
Surabaya, Malaysia dan juga Arab.
Penghasilan
utama nelayan di desa Tebul ini adalah rajungan. Nelayan di desa Tebul paling
sedikit menangkap rajungan sekitar 1-2 kg per hari. Hal ini dikarenakan memang
tidak lagi musim rajungan dan biasanya para nelayan juga bisa menangkap
rajungan sampai 12 kg per harinya jika sedang musim ranjugan “Rebeh” begitulah
sebutan bagi masyarakat untuk musim rajungan atau bisa juga sebelum hari puasa.
Namun disayangkan, di desa Tebul ini belum terdapat home industy (Industri
Rumahan) yang dikarenakan kurangnya kreativitas masyarakat akan pemberdaya guna
hasil tangkapan nelayannya. Mereka hanya menjualnya ke pengepul.
0 Komentar